Muhammad Isrul

Mr. Muhammad Isrul

orcid

Research Focus & Metrics

Academic Career Length

9Years (2018-Present)

(Calculated once Scilit publication data is synced: current year − year of first publication + 1)

Representative Publications

View All Publications
2 August 2021 in Journal of Biomolecular Structure and Dynamics
Verified
Journal Article
Closed access
DRDwi Syah Fitra Ramadhan
Dwi Syah Fitra Ramadhan
FSFatmasari Siharis
Fatmasari Siharis
SASyawal Abdurrahman
Syawal Abdurrahman
MIMuhammad Isrul
Muhammad Isrul
TFTaufik Muhammad Fakih
Taufik Muhammad Fakih
The target for COVID-19 has been successfully crystallized along with its inhibitor, named SARS-CoV-2 main protease, making it easier for drug discovery and development. Sponge (Clathria Sp.) is a marine species that can be found in Indonesia and has a unique chemical structure that is still rarely explored in its properties. Therefore, this study aims to examined the potential of marine natural products from sponge (Clathria Sp.) as SARS-CoV-2 main protease inhibitor using in silico method. The ligand structures were obtained from the Knapsack database and the protein structure obtained from the RCSB site with the PDB code: 6LU7. The molecular docking method was validated by re-docked the native ligand and calculated the RMSD value. The compounds contained in Sponge were docked into the active site of the protein based on the validated methods. Afterward, the molecular dynamics were performed for 100 ns simulation, then analyzed its system complex stability. The RMSD 1.329 Å was obtained by re-docked of native ligand which indicates that the docking method was valid. Molecular docking of the ligands showed mirabilin_G has binding energy −7.38 kcal/mol, compared to the native ligand N3 inhibitor that is −7.30 kcal/mol, and the ligand showed good stability from molecular dynamics simulation indicated by RMSD, RMSF and MM-PBSA binding free energy similar to the inhibitor during 100 ns simulation. Its indicated the potential of the compounds contained in the sponge as inhibitor of SARS-CoV-2 main protease. Communicated by Ramaswamy H. Sarma

30 June 2023 in Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia
Verified
Journal Article
Open access
PDF file
MIMuhammad Isrul
Muhammad Isrul
SHSilviana Hasanuddin
Silviana Hasanuddin
CDCitra Dewi
Citra Dewi
AAAsnur Alimasi
Asnur Alimasi
Daun sagu (Metroxylon sagu Rottb) mengandung senyawa metabolit sekunder seperti alkaloid, flavonoid, saponin, fenol, steroid, dan tanin yang berfungsi sebagai antibakteri. Untuk meningkatkan aktivitas dalam pemanfaatan potensi dari daun sagu, maka dibuat dalam bentuk sediaan yang praktis dan mudah digunakan yaitu dalam bentuk krim. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri sediaan krim ekstrak daun sagu (Metroxylon sagu Rottb) terhadap penghambatan pertumbuhan bakteri Propionibacterium acnes dan Staphylococcus epidermidis sebagai antijerawat. Sampel daun sagu (Metroxylon sagu Rottb) diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%, kemudian dibuat formulasi dalam bentuk sediaan krim dengan konsentrasi ekstrak 2,5%, 5%, dan 10% Selanjutnya evaluasi fisik sediaan yaitu meliputi uji organoleptik, uji pH, uji homogenitas, uji daya sebar, dan uji viskositas. Hasil penelitian menunjukkan evaluasi fisik sediaan krim antijerawat ekstrak daun sagu (Metroxylon sagu Rottb) dengan kosentrasi 2,5%, 5%, dan 10% memiliki warna, bau dan bentuk yang stabil, sediaan yang homogen, viskositas sediaan yang baik , dan nilai pH yang dapat diterima. Sediaan ini dapat menghambat pertumbuhan bakteri Propionibacterium acnes pada kosentrasi 2,5% sebesar (4,87 mm) kategori lemah, 5% sebesar (7,87 mm) kategori sedang dan 10% sebesar (12,60 mm) kategori kuat. Sedangkan pada bakteri Staphylococcus epidermidis yaitu 2,5% sebesar (5,07 mm) kategori sedang, 5% sebesar (7,07 mm) kategori sedang dan 10% sebesar (10,53 mm) kategori kuat.

18 December 2023 in Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia
Verified
Journal Article
Open access
PDF file
DTDian Rahmaniar Trisnaputri
Dian Rahmaniar Trisnaputri
CDCitra Dewi
Citra Dewi
SASiti Nur Anisa
Siti Nur Anisa
MIMuhammad Isrul
Muhammad Isrul
WFWa Ode Ida Fitriah
Wa Ode Ida Fitriah
Daun kelengkeng (Dimocarpus longan L.) diketahui memiliki aktivitas antioksidan yang dapat meredam radikal bebas. Dipasaran sediaan yang mengandung antioksidan sudah sangat banyak, salah satunya dalam bentuk sediaan masker gel peel-off. Tujuan dari penelitian ini untuk memformulasikan sediaan masker gel peel-off dari ekstrak daun kelengkeng serta untuk mengetahui stabilitas dan aktivitas antioksidan dari sediaan masker tersebut dengan menggunakan metode DPPH. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimental. Ekstrak daun kelengkeng (Dimocarpus longan L.) dibuat dengan metode maserasi dengan menggunakan pelarut etanol 96%. Masker gel peel-off diformulasikan dengan persentase ekstrak sebesar F0 (tanpa ekstrak), FI (5%), FII (10%) dan FIII (15%). Uji aktivitas antioksidan sediaan masker gel peel-off dilakukan pada konsentrasi 20 ppm, 30 ppm, 40 ppm dan 50 ppm. Vitamin C digunakan sebagai kontrol positif. Pengukuran absorbansi dilakukan menggunakan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 517 nm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sediaan masker gel peel-off ekstrak daun kelengkeng memenuhi syarat uji organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, viskositas, waktu kering dan cycling test. Sedangkan pada uji aktivitas antioksidan sediaan masker gel peel-off pada konsentrasi 5%, 10% dan 15% dengan metode DPPH memiliki nilai IC50 berturut-turut yaitu 29,806 ppm, 11,807 ppm dan 26,249 ppm. Kesimpulan dari penelitian ini adalah formula III memiliki nilai IC50 sebesar 26,249 ppm yang dikategorikan sebagai antioksidan sangat kuat.

18 December 2023 in Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia
Verified
Journal Article
Open access
PDF file
WFWa Ode Ida Fitriah
Wa Ode Ida Fitriah
ZPZakrawan Ananda Putra Pratama
Zakrawan Ananda Putra Pratama
RARina Andriani
Rina Andriani
RFRismayanti Fauziah
Rismayanti Fauziah
MIMuhammad Isrul
Muhammad Isrul
Daun kirinyuh (Chromolaena odorata L.) mengandung senyawa seperti alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, fenolik dan steroid. Senyawa flavonoid merupakan suatu senyawa yang dapat memberikan efek anti-inflamasi. Senyawa flavonoid memiliki kelarutan dalam air dan oral bioavailabilitas yang rendah dalam kisaran 2-20%. Salah satu satu cara untuk meningkatkan kelarutan adalah dengan membuatnya dalam bentuk sediaan Self-Nanoemulsifying Drug Delivery System (SNEDDS). Tujuan dari penelitian ini adalah memperoleh formula optimum dan mengetahui karakteristik SNEDDS ekstrak etanol daun kirinyuh. Optimasi SNEDDS ektrak etanol daun kirinyuh dilakukan menggunakan software D-Optimal Design Expert Ver. 7.1.5, kemudian formula optimal yang diperoleh dilakukan pengukuran karakteristik waktu emulsifikasi, % transmittan, ukuran partikel dan indeks polidispersitas (IP). Analisis data diperoleh dari analisis statistik ANOVA yang ada pada software D-Optimal Design Expert Ver. 7.1.5. SNEDDS ekstrak etanol daun kirinyuh menggunakan olive oil sebagai fase minyak, tween 80 sebagai surfaktan dan PEG 400 sebagai ko-surfaktan. Hasil optimasi formula SNEDDS ekstrak etanol daun kirinyuh yaitu olive oil 11,1%, tween 80 72,16% dan PEG 400 16,74%. Karakteristik formula optimal SNEDDS ekstrak etanol daun kirinyuh yang diperoleh yaitu waktu emulsifikasi 36±2 detik, % transmittan 97,6±0,41%, ukuran partikel 200 nm dan indeks polidispersitas (IP) 0,38. Berdasarkan karakteristik yang diperoleh pada semua pengamatan, sediaan SNEDDS daun kirinyuh memenuhi karakteristik SNEDDS yang baik dan berpotensi untuk dikembangkan menjadi sediaan obat.

30 June 2023 in Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Verified
Journal Article
Open access
PDF file
MIMuhammad Isrul
Muhammad Isrul
MAMuh. Ikhsan Akbar
Muh. Ikhsan Akbar
MYMimi Yati
Mimi Yati
AKAgus Kurniawan
Agus Kurniawan
LBLa Djabo Buton
La Djabo Buton
MRMuh. Chezar R
Muh. Chezar R
Obat tradisional masih digunakan secara luas oleh masyarakat Indonesia secara turun temurun untuk mencegah dan mengatasi berbagai keluhan penyakit sebagai obat. Untuk meningkatkan pengetahuan tentang khasiat tanaman obat keluarga (TOGA) yang dapat digunakan untuk mengobati penyakit. Metode yang digunakan yaitu pendampingan masyarakat dalam pembuatan kebun TOGA dan pendidikan masyarakat melalui ceramah dan praktek pembuatan herbal instan. Penanaman tanaman obat keluarga di Desa Pamandati terdiri dari 11 jenis tanaman yang dapat meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pemanfaatan tanaman obat keluarga. Dengan adanya TOGA ini menjadi dasar untuk melakukan pengobatan swamedikasi dan pembuatan jamu instan.

28 February 2022 in Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Verified
Journal Article
Open access
PDF file
SSSarah Sarah
Sarah Sarah
AFAdryan Fristiohady
Adryan Fristiohady
MIMuhammad Isrul
Muhammad Isrul
Hiperlipidemia merupakan salah satu faktor penyakit kardiovaskular dengan angka kematian didunia yang cukup tinggi. Salah satu tanaman yang diketahui memiliki aktivitas sebagai antihiperlipidemia yaitu ekstrak daun pandan wangi (Pandanus amaryllifolius Roxb.) dan daun salam (Syzigium polyanthum Wight.). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji khasiat kombinasi ekstrak daun pandan wangi (Pandanus amaryllifolius Roxb.) dan daun salam (Syzigium polyanthum Wight.) terhadap potensi antihiperlipidemia jika dibandingkan dengan simvastatin pada tikus putih (Rattus norvegicus) galur wistar yang diinduksi pakan tinggi lemak. Pada penelitian ini sampel diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Pengujian efek antihiperlipidemia hewan uji dibagi menjadi 5 kelompok yaitu kelompok kontrol positif, kontrol negatif, dosis tunggal 900 mg dan 1 g, dan kelompok kombinasi ekstrak. Analisis data dilakukan dengan metode kualitatif menggunakan One way Analysis of Variance (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji LSD. Hasil uji terhadap tikus yang diinduksi pakan tinggi lemak menunjukkan bahwa kombinasi ekstrak etanol daun pandan wangi (Pandanus amaryllifolius Roxb.) dan daun salam (Syzigium polyanthum Wight.) secara signifikan mampu menurunkan kadar kolesterol total darah yang diinduksi hiperlipidemia dibandingkan kontrol negatif (p0,05).