Riki Rahmad

Mr. Riki Rahmad

State University of Medan, Medan, Sumatera Utara, Indonesia

Research Focus & Metrics

Academic Career Length

11Years (2016-Present)

(Calculated once Scilit publication data is synced: current year − year of first publication + 1)

Representative Publications

View All Publications
27 March 2018 in Majalah Geografi Indonesia
Verified
Journal Article
Open access
PDF file
RRRiki Rahmad
Riki Rahmad
SSSuib Suib
Suib Suib
ANAli Nurman
Ali Nurman
Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pemanfaatan SIG dalam pemetaan tingkat kerawanan terjadinya bencana longsor di Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Model yang digunakan mengacu pada pendugaan Puslittanak 2004, parameter-parameter yang digunakan untuk menentukan tingkat kerawanan adalah penutupan lahan (landcover), jenis tanah, kemiringan lahan, curah hujan dan formasi geologi (batuan induk). Pada proses pemetaan setiap parameter memiliki klasifikasi skor yang dikalikan dengan bobot masing-masing parameter, kemudian hasil perkalian skor dan bobot tersebut dijumlahkan berdasarkan kesesuaian lokasi geografisnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daerah Kecamatan Sibolangit memiliki potensi terjadinya tanah longsor dari tingkat rendah sampai dengan tinggi. Berdasarkan model pendugaan bencana tanah longsor tersebut didaerah penelitian dominan memiliki tingkat ancaman longsor dengan kelas kerawanan sedang meliputi 14 desa. Selain itu tingkat kerawanan longsor kelas kerawanan rendah meliputi 10 desa, tingkat kerawanan tinggi 3 desa dan tingkat kerawanan sangat tinggi 1 desa. The purpose of this research is to describe the utilization of GIS in mapping of vulnerability of landslide disaster in Sibolangit Subdistrict, Deli Serdang Regency, North Sumatera. The model used refers to the estimation of Puslittanak 2004, the parameters used to determine the level of vulnerability are the land cover, soil type, land slope, rainfall and geological formation (rocks). In the process of mapping each parameter has a classification score multiplied by the weight of each parameter, then the results of the multiplication of the score and weight are summed based on the suitability of geographical location. The results showed that the District of Sibolangit has the potential for landslides from low to high levels. Based on the prediction model of landslide disaster in the dominant research area has a landslide threat level with vulnerability class covering 14 villages. In addition, the low vulnerability of low vulnerability landslide includes 10 villages, high level of vulnerability of 3 villages and very high level of vulnerability 1 villages.

7 December 2024 in Journal of Digital Learning and Education
Verified
Journal Article
Open access
PDF file
MHMay Hafizah
May Hafizah
SSSogya Solin
Sogya Solin
CPCindy Theresia Purba
Cindy Theresia Purba
MSMelda Maranata Sihotang
Melda Maranata Sihotang
RRRiki Rahmad
Riki Rahmad
MWMona Adria Wirda
Mona Adria Wirda
Critical thinking is an essential skill in the modern information era, enabling individuals to analyze complex information, evaluate arguments, and make informed decisions. In educational contexts, particularly in geography, fostering critical thinking equips students to address real-world environmental and social challenges. Problem-Based Learning (PBL) has emerged as a transformative teaching approach to develop these cognitive abilities through active, problem-centered learning. This meta-analysis aimed to evaluate the effectiveness of PBL in enhancing students' critical thinking across various educational levels. Using OpenMEE software and a continuous random-effects model, the study synthesized findings from 20 peer-reviewed studies published between 2020 and 2024. Statistical analyses focused on the standardized mean difference (SMD) as the primary metric to measure effect sizes. The results demonstrated that PBL significantly enhances critical thinking skills, with an overall SMD of 1.254 (95% CI: 0.875 to 1.633, p < 0.001). However, notable heterogeneity was observed, attributed to variations in educational levels, implementation fidelity, and study contexts. Subgroup analyses revealed that junior high school students experienced the greatest improvement, followed by university, senior high school, and elementary school students. These findings affirm PBL’s potential as an effective pedagogical strategy for fostering critical thinking. The study highlights the need for tailored PBL implementations and further research into its long-term effects and applicability across diverse educational contexts. The results provide robust evidence supporting PBL as a vital tool in modern education.

1 February 2016 in JURNAL GEOGRAFI
Verified
Journal Article
Open access
PDF file
YZYemima Zebua
Yemima Zebua
PWPradinda Krisna Wildani
Pradinda Krisna Wildani
ALAndika Lasefa
Andika Lasefa
RRRiki Rahmad
Riki Rahmad
Pantai Sri Mersing merupakan pantai dengan potensi laut yang cukup tinggi dalam hal perikanan. Banyak nelayan yang memanfaatkan potensi laut (perikanan) tersebut dalam rangka peningkatan perekonomian mereka. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjawab permasalahan mengenai rendahnya tingkat kesejahteraan nelayan di Desa Kuala Lama, dan dapat mendeskripsikan faktor-faktor penyebabnya. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah melalui metode penelitian kualitatif dengan subjek penelitian nelayan yang berada di sekitar pantai Sri Mersing. Walaupun memiliki potensi laut yang besar, hal ini bukan jaminan bahwa nelayan di sekitar perairan Pantai Sri Mersing ini hidup sejahtera. Faktanya masih banyak nelayan yang status ekonominya masih rendah. Sebuah ketimpangan dimana teori yang mengatakan kalau potensi yang besar akan mengahasilkan masyarakat yang sejahtera. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa faktor yang menyebabkan rendahnya tingkat kesejahteraan nelayan Pantai Sri Mersing, diantaranya sumberdaya manusia yang masih sangat rendah, metode penangkapan ikan yang masih tradisional, kebiasaan yang buruk dalam pengelolaan keuangan, kepemilikan modal, serta teknologi yang digunakan sangat terbatas.Kata Kunci: nelayan, pesisir, kesejahteraan

1 March 2019 in Journal of Physics: Conference Series
Verified
Conference Paper
Open access
PDF file
RRRiki Rahmad
Riki Rahmad
MWMona Adria Wirda
Mona Adria Wirda
NBNurmala Berutu
Nurmala Berutu
WLWalbiden Lumbantoruan
Walbiden Lumbantoruan
MSMahara Sintong
Mahara Sintong
This study aims to: (1) See student learning independence through the application of Google Classroom, and (2) View Critical Thinking of students through the application of Google Classroom. This research is a qualitative descriptive study conducted on students of the Department of Geography Education, Faculty of Social Sciences, Universitas Negeri Medan taking courses in Meteorology and Climatology in the odd semester of the 2017/2018 Academic Year. The population of this study were 82 students consisting of 3 classes. The sampling technique in this study is total sampling by taking the entire population into a research sample. The results showed that the use of Google Classroom in learning made it easier for lecturers and students to manage lectures, especially in terms of task management. After applying the learning media in the form of Google Classroom, the results of student learning independence were significant, this was evidenced by the majority of students having high learning independence. While the ability to think critically is the most accumulated students in the ability to think critically medium level.

4 May 2018 in Jurnal Imiah Pendidikan dan Pembelajaran
Verified
Journal Article
Open access
PDF file
RRRiki Rahmad
Riki Rahmad
EYEni Yuniastuti
Eni Yuniastuti
MWMona Adria Wirda
Mona Adria Wirda
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran dalam bentuk video tutorial menggunakan aplikasi Camtasia Studio 8.5 pada mata kuliah Sistem Informasi Geografi (SIG) di Jurusan Pendidikan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan. Langkah-langkah dalam penelitian pengembangan ini adalah: (1)tahap pendahuluan, (2) tahap perancangan media video tutorial, (3) tahap pembuatan media video tutorial, (4) tahap validasi media, (5) tahap pengujian media video tutorial, dan (6)tahap evaluasi media. Hasil penelitian menunjukkan Hasil uji kelayakan dari segi materi pada pengembangan video tutorial menggunakan Camtasia Studio 8.5 pada matakuliah Sistem Informasi Geografi (SIG) dikategorikan sangat layak untuk digunakan dengan catatan perlu dilakukan revisi. Sedangkan hasil uji kelayakan dari segi media dikategorikan cukup layak digunakan dengan beberapa revisi, diantaranya: penambahan teks dan tulisan, musik, detail petunjuk tombol, dan lain sebagainya. Hasil respon mahasiswa mengenai pengembangan video tutorial menggunakan Camtasia Studio 8.5 pada matakuliah Sistem Informasi Geografi (SIG) masuk dalam kategori baik. Hal ini menunjukkan bahwa pengembangan video sudah bagus dan mendapatkan respon positif dari mahasiswa. Kata kunci: pembelajaran, media , Camtasia Studio, SIG ABSTRACT This study aims to produce instructional media in the form of video tutorial using Camtasia Studio 8.5 application in Geography Information System (GIS) course in Geography Education Department Faculty of Social Sciences, Universitas Negeri Medan. The steps in this development research are: (1) preliminary stage, (2) video tutorial design stage, (3) video media tutorial development stage, (4) media validation stage, (5) video media tutorial testing stage, and (6) stage of media evaluation. The results showed that the results of the material feasibility test on the development of video tutorials using Camtasia Studio 8.5 in the Geography Information System (GIS) course are considered very appropriate to be used with the need to revise. While the feasibility test results in terms of media categorized quite feasible to use with some revisions, including: the addition of text and writing, music, detail buttons, and so forth. The result of student's response about video tutorial development using Camtasia Studio 8.5 on Geography Information System (GIS) course in good category. This shows that video development is good and get positive response from students. Keywords: learning, media, Camtasia Studio, GIS

31 December 2019 in Media Komunikasi Geografi
Verified
Journal Article
Open access
PDF file
RVRia Viviyanti
Ria Viviyanti
TATamima Azri Adila
Tamima Azri Adila
RRRiki Rahmad
Riki Rahmad
Kebakaran hutan dan lahan terjadi oleh peningkatakan suhu dan Karbon Dioksida, peningkatan suhu dipengaruhi oleh fenomena EL Nino di Indonesia berdampak terhadap musim kemarau yang berkepanjangan sehingga rentan terhadap terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan Bahaya Kebakaran Hutan dan Lahan di Kota Dumai berdasarkan parameter-parameter kebakaran hutan dan lahan; (2) Mendeskripsikan Pemanfaatan Penggunaan SIG untuk melakukan pemetaan tentang bahaya kebakaran hutan dan lahan di Kota Dumai. Data yang digunakan yaitu peta curah hujan Kota Dumai dari tahun 2008-2018 yang diambil dari dua titik stasiun, peta jenis tanah Kota Dumai, dan peta penggunaan lahan Kota Dumai yang diambil dari citra landsat 8, dan di input dengan sofwere ArcGIS 10.4. Secara keseluruhan di Kota Dumai jenis lahan yaitu lahan terbuka (Tegalan, semak) dengan luas 170648753 atau 75,08%, kemudian hutan dengan luas 43606288 atau 19,19%, dan kebun/perkebunan dengan luas 13024469 atau 5,73%. Tingkat bahaya kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Kota Dumai dengan skor kelas yang digunakan bahwa terdapat 19,20% wilayah di Kota Dumai termasuk kedalam kelas sedang bahaya kebakaran hutan dan lahan, sementara terdapat 80,20% luas wilayahnya termasuk kedalam kelas tinggi bahaya kebakaran hutan dan lahanKata kunci : Sistem Informasi Geografis; Pemetaan; Kebakaran Hutan dan Lahan